Selamat datang di dunia "Esemce"

Silahkan menikmati halaman kami, follow, posting atau komentar ............... Keep Health with Rolling and Fun....Tetap Sramangat...!!

Senin, 27 Februari 2012

Long Trip to Curug Panjang 27.02.2012


Tiga minggu setelah rapat tertutup para sesepuh SMC di warung KM-0, gosip panas mengenai kembalinya sang Legenda, Dr Imam Susilo alias ex-Obelix, ternyata telah beredar ke kalangan MOS (Member of Essemce) lainnya. Seperti biasa bad news travels fast, ha.hah. the bad boy (Jimbrong) tidak sabar untuk menjajal kesaktian rival terbesarnya di SMC. Kami pun berhasil merekrut beberapa calon MOS baru seperti atlet bulu tangkis bayaran dan pecinta RPM training, Hendru dan satu lagi anggota baru yg agak misterius, Om Jeka.

Sungguh diluar dugaan, ternyata jumlah MOS yang Kadir di Tikum Mie Bandung jumlahnya sekitar 13 orang. Meski 13 bukan angka favourite, kami pun mengawali perjalanan dengan doa bersama, memohon dengan sangat kepada YME supaya kami semua selamat dalam perjalanan dan diberikan berkat berupa cuaca yang bersahabat sepanjang perjalanan (sehari sebelumnya Om Chan terlihat sudah menggantungkan kolor hijaunya di toko, ha.hah. Peace Om)

Terlihat beberapa wajah baru, seperti Harlan dengan seragam putih merah "specialized" kebesarannya, lalu Hendru dengan kostum sederhana, dan Jeka dengan kostum seadanya. Dan saya sendiri, the Guard, dengan kostum favourite hitam-hitam.

MOS-MOS muda ini pada awalnya terlihat sangat sopan dan kalem. Mereka mengayuh sepedanya dengan santai mengikuti ritme para MOS senior. Memasuki bendungan Katulampa, belum terlihat tanda-tanda akan adanya kebut-kebutan liar seperti yg biasa dilakukan oleh the Bad Boy bersama rekan-rekannya.

Hmm, ketika memasuki trek doclang (Katulampa-Pasir Angin), the guard membuat gebrakan dengan sprint di tanjakan pertama. Yang ternyata diikuti oleh Harlan dan Hendru. Saya menyadari bahwa saya bukanlah lawan mereka-mereka yang masih berdarah muda ini. Saya sedikit melambatkan laju sepeda saya (sambil mengap-mengap menyeimbangkan chi di badan saya, ha.hah) Beberapa menit kemudian, Bad Boy dan BungBens menyusul saya. Dan mereka pun jauh meninggalkan saya hingga tempat peristirahatan pertama di pos ronda perempatan Pasir Angin.

Setelah regrouping, kami pun melanjutkan perjalanan menuju Mega Mendung melalui jalur perkampungan. Satu persatu para senior SMC ini dilibas oleh para pendatang baru, termasuk Jeka yg secara tidak terduga ternyata sangat kuat. Bad Boy mengeluhkan hal ini berkali-kali, salah rekrut katanya. The Doc sepertinya kurang bersemangat untuk sprint di perjalanan kali ini. Dia terlihat santai dan menikmati jalur Gadog-Megamendung ini.

Memasuki jalan semen, kami pun regrouping utk kedua kalinya. Setelah peristirahatan yg kedua ini, saya mulai mempercepat laju sepeda saya untuk mengimbangi Harlan yg memimpin di depan. Dan setelah beberapa puluh menit, akhirnya kami regrouping untuk ketiga kalinya. Setelah berdebat beberapa saat, akhirnya kami memilih jalur yg lebih bersahabat dan minim tanjakan. Mulai terlihat bahwa era kejayaan the Bad Boy sepertinya sudah lewat. MOS-MOS muda ini terlihat cukup agresif dan terampil dalam melahap tanjakan. Memasuki jalan aspal megamendung, saya mulai meninggalkan rekans lainnya, berusaha menyusul Harlan, Hendru, Hendra dan Jeka yang memimpin di depan. Perjuangan saya sepertinya sia-sia, karena mereka ternyata sudah sampai di warung dekat Wihara jauh sebelum saya tiba.

Setelah membekali diri masing-masing dengan nasi bungkus, kami melanjutkan perjuangan kami menuju Curug Panjang. Arie yang membuntuti saya dari belakang, berkali-kali saya persilahkan untuk menyusul, tapi dia dengan sopan menolak bujukan saya tersebut. Tanjakan demi tanjakan pun kami lewati, hingga akhirnya sampai di pos terakhir, menjelang masuk ke Curug Panjang.

Kami pun menyempatkan diri untuk menjajal dinginnya air di Curug Panjang ini selama kurang lebih 30 menit, sebelum akhirnya merapatkan barisan untuk kembali ke Bogor. Sungguh merupakan pengalaman yang luar biasa, setelah hampir 7 bulan absen.

Minggu, 05 Februari 2012

The Doc is Back


Di awal bulan February 2012, setelah 7 bulan absent gowes bersama SMC,the Doc and I finally were back. Diawali dengan janjian Tikum di Mie Bandung, Vila Duta Bogor pada jam 06:00 pagi, kumpul lah beberapa sesepuh SMC, seperti Komandan Regu (Frans), raja hutan jati (Wei Chan), Bos oli (Budi), Obelix (the Docs) dan the Guard (Yosi).

Kami sepakat utk menghidupkan lagi semangat SMC yang mulai agak redup beberapa bulan terakhir ini, dan mengawali perjalanan kami di tahun 2012 ini dengan bersepeda santai mengunjungi halaman rumah BungBens di desa Bojong Koneng, tepatnya KM-0. Setelah cukup lama absent dari dunia persepedahan, kami mengawali perjalanan napak tilas ini dengan bersepeda sesantai mungkin. Om Chan yang juga baru sembuh sakit, kelihatan lebih bijaksana dalam menentukan irama gowesnya. Tidak ada niat untuk saling mendahului ataupun kebut-kebutan liar seperti biasanya. Beruntung hari itu the Bad Boy (Jimbrong) tidak hadir. Memasuki desa Cijayanti, di luar dugaan kami semua, the Doc mulai tidak terkendali (tepatnya tidak terkejar), dia menunjukkan jurus barunya yang dia dapat sewaktu mendalami ilmu jogging selama 7 bulan terakhir. Hampir tiada tanjakan tanpa sprint! Dia melibas kami semua di tiap tanjakan, dan dengan sabar dia menunggu sambil berputar-putar seperti gasing di akhir tiap tanjakan.

Akhirnya, setelah perjuangan panjang menuju km-0, kami pun bisa beristirahat dengan suasana hati cukup panas akibat ulah the Docs, ha.hah. Peace!

Selepas beristirahat di warung km-0, kami pun sempat berphoto dan berpisah menjadi 2 group. Wei Chan, Frans dan Budi memilih pulang lewat jalur yang sama, sementara the Docs dan saya beserta satu orang lagi yang saya tidak ingat siapa (Oh, Bung Taufik!), memilih jalur Gn-Geulis-Gadog-Katulampa, diselingi makan siang di Warung Neng Geulis Mila Sari di Gadog. Selepas makan siang, kami pun menuju Bogor melalui pinggiran tol. Dan sempat berputar2 sebentar sebelum akhirnya kami berpisah di pertigaan Bantar Kemang.



Itulah awal dari babak baru di tahun 2012 ini. Two thumbs up untuk the Doc, yang telah berhasil mengurangi bobot badannya. Hasil kerja kerasnya selama ini tidak sia2.

Connect With Us

Rep: Marcel:0817173839 Basil:0818101035 Shooter: M.I.B, The G String, Buds, the bad boy Medical: The Docs description: Bungbens promotion: The BH boy Narrator: Basil,The guard,g-string.

Followers

Power, Endurance,Skill,Adrenaline,Safety and Beauty

Power, Endurance,Skill,Adrenaline,Safety and Beauty
D'You Wanna Joint Us? Just follow this blog.

Today is a Gift...

Today is a Gift...
Selalu ada kebersamaan, to enjoyed your day..!

Road to nowhere

Road to nowhere
Hanya untuk dijalani bukan dipahami.......

Action

Action
Selalu ada waktu bergembira ria..menghibur sang suhu..:)

Easy Like Sunday Morning..

Easy Like Sunday Morning..
MOS @ Indah nya kebersamaan.

Sea Horse

Sea Horse
;)

No Risk No Fun.

No Risk No Fun.
Yang penting gaya...resiko tertimpa sepeda..:P

There's always have a story to tell..

There's always have a story to tell..
Let's Play w/ MOS @curug panjang

The Hotest Sunday

The Hotest Sunday
Yeah...baby..yeah...!!

Too Good to be True

Too Good to be True
Should we go.

You can Make it ,if you believe it ...

You can Make it ,if you believe it ...
M.O.S @ Sate Kadir

in good times and bad times ..

in good times and bad times ..
sesaat sebelum tersesat dijalur kp.awan-Boneng.

Just drive....!!

Just drive....!!
There is a Sweeper behind.

When quantity = quality

When quantity = quality
@ Rariweuh.com
the Esemce bike community. Diberdayakan oleh Blogger.